TRAINING ELECTRO TECHNICAL OFFICER (ETO)
“Percepat karir Anda di dunia pelayaran dengan mengikuti pelatihan sebagai Electro Technical Officer (ETO). Dengan keterampilan khusus dalam pemeliharaan dan perbaikan sistem elektris di kapal, Anda akan menjadi tulang punggung teknis bagi keselamatan dan operasional kapal. Jadi, jadilah bagian dari elite profesional maritim yang memimpin evolusi teknologi di sektor ini. Bergabunglah dengan pelatihan ETO dan buka pintu bagi peluang global dalam dunia pelayaran modern yang terus berkembang.”
PELATIHAN ELECTRO TECHNICAL OFFICER (ETO)

PENGERTIAN ELECTRO TECHNICAL OFFICER (ETO)
ETO adalah engineer officer yang bekerja di bawah ampuan Chief Engineer, yang mempunyai kualifikasi hampir sama dengan engineer namun mempunyai pengetahuan yang lebih besar mengenai beragam sistem listrik dan elektronik modern. ETO bertanggung jawab atas pemeliharaan dan perbaikan semua peralatan listrik dan elektronik, instalasi dan mesin, juga termasuk komunikasi radio dan alat bantu navigasi elektronik.
Electro Technical Officer merupakan sebuah profesi engineer yang berkaitan erat dengan kelistrikan pada sebuah kapal lau dimana dipimpin dibawah chief engineer itu sendiri. Pada pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 05-06 Desember 2024 kemarin yang diselenggarakan oleh Gemilang Training yang diikuti oleh 1 peserta dari PT. Hasnur International Shipping TBK. Yaitu bapak Agus Yudo Handoko sebagai peserta dan Bapak Ir. H. Dedy Sumardi sebagai instrukturnya. Dimana dalam pelaksanaan training tersebut membahas mengenai Bagaimana penggunaan navigasi dan radar dalam bidang ETO itu sendiri. Membahas apa saja komponennya yang digunakan seperti Lampu navigasi dan sebagainya. Dimana dalam pelatihan tersebut peserta dan instruktur saling berinteraksi berbgai pengalamannya dalam bidang yang dibahas, terutama dalam aspek Kelistrikan. Pelatihan yang telah dilaksanakan selama 2 hari tersebut berjalan dengan cukup lancar. Semoga ilmu, materi serta diskusi yang telah dilaksanakan bermanfaat untuk kedepannya terutama untuk bapak Agus dalam Pekerjaan di perusahaannya.
PELATIHAN HARI PERTAMA
Pelatihan dimulai pada pukul 09.10 diawali dengan perkenalan antara peserta dan instruktur mulai datri latar belakang dan pekerjaan. Kemudian dilanjut dengan instruktur menjelaskan mengenai teori dasar dari listrik dan memaparkan mengenai listrik 1 phase dan 3 phase serta menjelaskan Bagaimana pemasangan listrik dari generator ke lokasi yang dituju. Kemudian instruktur menjelaskan mengenai bagaimana cara pemasangan kabel pada konstruksi proyek. Setelah itu instruktur menjelaskan mengenai apa itu pembangkit listrik serta energi darimana dihasilkan. Lalu instruktur menjelaskan mengenai penggunaan APD pada kegiatan Electro Technical Officer berdasarkan UU K2 No. 2 : 2009. Lalu dijelaskan juga mengenai perbedaan antara listrik dan kimia. Kemudian instruktur menjelaskan mengenai pengalamannya pada proyek PLTU yang telah instruktur kerjakan di daerah Banten, dijelaskan mengenai Bagaimana cara kerja PLTU tersebut serta cara isntalasi pada PLTU tersebut. Mulai dari cara kinerja cerobong asapnya serta Bagaimana proses sirkulasinya dan sebagainya. Setelah itu instruktur menjelaskan mengenai PLTA Bagaimana cara kerjanya dan dari mana sumber energinya. Kemudian instruktur juga menjelaskan mengenai PLTD beserta Bagaimana cara kerjanya.
Setelah ishoma, Instrukrumelanjutkan menjelaskan mengenai PLTD beserta komponennya. Lalu, isntruktur menerangkan mengenai Solar Panel dalam pembangkit listrik ( Panel Surya ) PLTS. Bagaimana cara bekerja panel surya serta arus listrik jenis apa yang ada dalam panel surya tersebut. Kemudian isntruktur juga menjelaskan mengenai PLTG dan PLTB beserta komponen-komponen yang ada di dalamnya serta Bagaimana caranya bekerja. Setelah itu instruktur juga menjelaskan Bagaimana seorang Engineer Bagaimana tugasnya dan apa saja yang harus dipersiapkan dalam pekerjaannya. Kemudian instruktur menejlaskan mengenai manajemen usaha pada Electro technical Officer dalam pekerjaan Engineer. Lalu instriktur menjelaskan mengenai radar dan sonar serta komponen yang lainnya. Kemudian insturuktur juga menjelaskan emengenai pemngkabelan yang benar di kapal laut. Lalu dijelaskan juga mengenai standar kelistrikan laut.
PELATIHAN HARI KEDUA
Pelatihan dimulai pada pukul 09.08, diawali dengan melanjutkan materi sebelumnya dengan isntruktur manjelaskan pengalamannya dalam Electro Technical Officer dalam pelaksanaannya pada pelayaran. Dengan menjelaskan mengenai kapal tunda (tuguboat) dimana kapal tersebut digunakan untuk melakukan manuver / pergerakan, utamanya menarik atau mendorong kapal lainnya di pelabuhan, laut lepas atau melalui sungai atau terusan. Kapal tunda digunakan pula untuk menarik tongkang, kapal rusak, dan peralatan lainnya. Kapal tunda memiliki tenaga yang besar bila dibandingkan dengan ukurannya. Sesuai aturan pada Pasal 3 PM 93 Tahun 2019 Tentang Sarana Bantu dan Prasarana Pemanduan Kapal, terdapat tiga kategori kapal. Kemudian instruktur menjelaskan alat-alat bantu yang digunakan dalam pelaksanaan pelayaran tersebut. Kemudia instruktur berdiskusi dengan peserta mengenai radio komunikasi yang digunakan dalam kegiatan pelayaran dan navigasi tersebut. Kemudian instruktur menjelaskan mengenai berbagai macam jenis-jenis komunikasi yang digunakan seperti perbedaan anatara komunikasi digital dan analog serta apa itu teknologi komunikasi data. Setelah itu instruktur menjelaskan mengenai recome medis terkait kinerja mekanik. Setelah itu instruktur dan peserta saling sharing berbagi pengalaman yang berkaitan dengaan pekerjaan peserta di lapangan.
Setelah ishoma, instruktur menjelaskan mengenai system navigasi kelautan. Dijelaskan jenis-jenis serta peralatan apa saja yang digunakan pada navigasi yang sering digunakan seperti lampu tiang, lampu samping, lampu buritan dan sebagainya. Kemudian isntruktur menjelaskan mengenai penggunaan Kompas serta Teknik penggunaannya. Setelah itu instruktur memamaprkan mengenai Bagaimana penggunaan Tombol-tombol switch pada radar. Kemudian instruktur menjelaskan mengenai AIS yang digunakan untuk pemancaran radio dengan frekuensi tinggi dalam mengirim dan menerima informasi ke kapal lain. Setelah itu instruktur memaparkan mengenai kelistrikan pada kapal yang harus berdasarkan kriteria standar yang ada dan telah ditentukan yaitu standar (IEC).
KESIMPULAN
Dengan demikian, jika Anda terlibat dalam electro dan perkapalan atau ingin memahami tentang Eletro Technical Officer (ETO) dengan lebih baik, pertimbangkan untuk mengikuti pelatihan yang relevan. Hal ini akan membantu Anda dan organisasi Anda dalam menghindari masalah yang berpotensi mahal dan berbahaya. Apabila perusahaan Anda membutuhkan Training Eletro Technical Officer (ETO) untuk menambah wawasan karyawan silahkan hubungi marketing training kami melalui website Gemilang Training.



